Cara Belajar Blended Learning

Blended Learning

Blended Learning adalah berbeda dengan pembelajaran yang saat ini sering di lakukan yang sering di sebut daring (online), pembelajaran Blended Learning ini adalah metode pembelajaran tatap muka (konvensional) yang digabung dengan metode e-learning atau jarak jauh yang berbasis teknologi digital, atau bisa di sebut mengkombinasikan belajar online dengan belajar tradisional atau offline.

Blended Learning

Blended Learning dianggap sebagai penyempurna dari metode e-learning, yang mengkhususkan para siswa melakukan proses belajar secara penuh dengan sistem daring. Dengan Blended Learning, proses mengajar dianggap akan lebih efektif dan tidak membuat siswa merasa cepat bosan karena tetap memiliki kesempatan berkomunikasi dua arah secara langsung.

Beberapa unsur yang perlu diperhatikan dalam menerapkan metode pembelajaran Blended Learning, yaitu:

  1. Tatap muka, yang sebenarnya bukan menjadi hal baru dalam dunia pendidikan, khususnya di Indonesia. Ini penting dilakukan agar tim pengajar atau siswa dapat melakukan proses pengajaran yang efektif.
  2. Mandiri, pembelajaran Blended Learning, siswa tentu akan memiliki kesempatan untuk belajar mandiri karena tidak memusatkan proses mengajar dari pengajar saja, tetapi juga kepada banyak hal yang harus dijalani oleh siswa yang bersangkutan.
  3. Pengaplikasian sebuah masalah dengan konsep, ketika pengajar memberikan materi yang berbasis masalah, siswa pun secara tidak langsung akan dituntut untuk memberikan atau mencari solusi dengan berbagai konsep yang ada.
  4. Kerjasama dan evaluasi, unsur ini sangat penting baik pengajar dan siswa diharapkan dapat memaksimalkan waktu dengan efektif ketika proses pembelajaran dilakukan secara daring. Selain itu, evaluasi dari metode pengajaran pun perlu dilakukan untuk mengukur tingkat keefektifan proses pembelajaran di ruang kelas maupun virtual.

Konsep Blended Learning

Konsep blended learning merupakan sebuah metode yang bisa diterapkan pula di perusahaan atau kepada orang yang sudah bekerja, yakni melalui pelatihan atau pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Perusahaan atau organisasi yang memiliki pendekatan untuk blended learning sama halnya mengidentifikasi proses mewujudkan tujuan dan sasaran perusahaan. Strategi ini harus melangkah lebih dalam dalam belajar dengan penyesuaian untuk meningkatkan kinerja tim tertentu, seperti layanan pelanggan.

Karakteristik Blended Learning

Dibawah ini adalah beberapa karakteristik metode blended learning yang wajib untuk Anda ketahui:

  1. Pembelajaran Menggabungkan Berbagai Cara Penyampaian atau Pengajaran Karakteristik yang pertama adalah menggabungkan berbagai macam model pembelajaran konvensional dengan belajar secara online. Metode ini bukan hal yang baru namun menjadi pelengkap metode belajar atau e-learning. Di metode satu ini fokus utamanya adalah pelajar diharapkan dapat mandiri untuk bisa bertanggung jawab dan menyelesaikan pembelajarannya.
  2. Kombinasi Pengajaran Langsung Karakteristik selanjutnya adalah mengkombinasikan pengajaran secara langsung dan belajar mandiri melalui online. Pembelajaran ini juga berbasis komputer artinya adalah pembelajaran menggunakan pendekatan teknologi pembelajaran dengan kombinasi sumber-sumber belajar tatap muka dengan pengajar. Media yang digunakan untuk metode pembelajaran ini media komputer, telepon seluler, konferensi video dan lain sebagainya.
  3. Perpaduan Cara Mengajar dan Gaya Pembelajaran Efektif Dengan blended learning ini peserta didik akan semakin termotivasi untuk bisa melakukan kegiatan belajar secara mandiri. Peserta didik juga mudah bertanya di dalam forum diskusi dengan guru maupun dengan peserta didik yang lainnya.
  4. Guru dan Orang Tua Memiliki Peran yang Sama Karakteristik yang terakhir adalah guru dan orang tua siswa memiliki peran yang sama. Blended learning ini menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam belajar. Selain itu daya tarik untuk berinteraksi di dalam lingkungan belajar yang beragam juga meningkat. Metode satu ini akan memberikan fasilitas belajar yang sensitif terutama terhadap berbagai perbedaan karakter psikologis.

Manfaat Blended Learning

Berikut ini adalah manfaat dan tujuan blended learning yang menarik untuk Anda ketahui:

  1. Belajar menjadi Lebih Fleksibel Dengan pembelajaran campuran murid bisa belajar lebih fleksibel daripada pembelajaran secara konvensional dimana murid diharapkan bisa lebih santai ketika belajar.
  2. Interaksi dan Keterlibatan Siswa Meningkat Saat ini siswa sudah akrab dengan teknologi dan menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan teknologi saat belajar akan membuat siswa bisa lebih terlibat di dalam kegiatan pembelajaran.
  3. Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Dibandingkan dengan metode pembelajaran yang hanya satu macam, blended learning mampu meningkatkan hasil dan minat belajar siswa. Hal itu karena metode belajar yang digunakan jauh lebih menarik dan menggunakan media pembelajaran yang menarik pula. Berdasarkan penelitian dari Wiley, anak-anak SD yang menggunakan blended learning untuk pembelajaran bahasa Inggris terdapat peningkatan membaca sampai dengan 20 poin.
  4. Partisipasi Siswa Meningkat Di pembelajaran konvensional, siswa akan cenderung berperan pasif dalam pembelajaran karena sistem pembelajaran tradisional ini pusatnya hanya pada pengajar. Hal itu tidak akan didapatkan pada blended learning, alasannya karena metode pembelajarannya meningkatkan akses materi maupun aktivitas pembelajaran sehingga mendorong siswa menjadi lebih aktif.

Kepuasan Belajar Meningkat Blended learning ini bisa meningkatkan kepuasan siswa dalam pembelajaran dan hasil belajar. Dari awal siswa mengetahui alur pembelajaran sejak awal. Dari awal siswa akan tahu alur pembelajarannya. Selain itu siswa juga tahu apa yang diharapkan darinya sampai syarat mencapai tujuan sampai nilai akhir.

Blended learning ini terbukti sangat efektif dan efisien. Bisa dikatakan bahwa model pembelajaran ini menghemat sumber daya, waktu bahkan biaya yang dikeluarkan. Peserta didik bisa mengakses pembelajaran dimana saja dan kapan pun. Metode pembelajaran satu ini juga bisa dikembangkan secara fleksibel. Peserta didik bisa mengakses modul pembelajaran yang mudah karena dilakukan dengan cara online. Fasilitator maupun guru bisa menyampaikan materi dengan berbagai macam metode. Misalnya video konferensi, video tutorial, sharing modul pembelajaran dan sebagainya.

Untuk bisa mendapatkan metode pembelajaran blended learning terbaik Anda harus memilih sekolah yang menerapkan metode blended learning terbaik pula. Anda bisa mempercayakan pendidikan buah hati Anda di SMM atau Sekolah Murid Merdeka. Sekolah Murid Merdeka menerapkan sistem blended learning yang mana anak akan bisa merasakan pengalaman belajar baru dan sangat seru. SMM dirancang untuk menjadi sekolah dengan kurikulum inovatif. SMM siap menghadapi berbagai macam tantangan pendidikan pada masa kini maupun masa depan.

Proses Pembelajaran Blended Learning di Sekolah Murid Merdeka

Sekolah Murid Merdeka mengkombinasikan kurikulum berbasis kompetensi dan metode belajar blended learning. Perpaduan tersebut bertujuan membuat anak bisa mendalami bahkan mengoptimalkan ilmu yang telah dipelajarinya. SMM memiliki diagram pembelajaran yang unik dan menarik seperti berikut ini:

  1. Aktivitas yang mana berisi video dan pemaparan guru.
  2. Melakukan riset mandiri.
  3. Pertemuan dengan mengerjakan praktikum atau lab,
  4. Belajar live dengan diskusi atau tatap muka dengan guru melalui video call.
  5. Pertemuan dengan persentase luring, dilanjutkan kerja kelompok. Anda bisa menambahkan add on bersifat optional.
  6. Pameran karya dan tugas untuk merefleksikan program.

Artikel Terkait

Wirya One adalah penulis utama dari blog Lentera EDU. Dia adalah pecinta ilmu komunikasi, psikologi, filofosi dan dunia internet.

Tinggalkan komentar