Cara Membuat Google Classroom Untuk Guru

63 / 100

Cara Membuat Google Classroom untuk Guru

Pendidikan telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir, terutama berkat kemajuan teknologi. Salah satu inovasi penting dalam dunia pendidikan adalah penggunaan platform pembelajaran online. Dalam konteks ini, Google Classroom telah menjadi salah satu alat yang sangat populer di kalangan guru dan siswa di seluruh dunia. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara rinci cara membuat Google Classroom untuk guru dan bagaimana platform ini dapat membantu meningkatkan proses pembelajaran.

Google Classroom adalah platform pembelajaran online yang diperkenalkan oleh Google pada tahun 2014. Ini adalah alat yang memungkinkan guru dan siswa untuk berinteraksi, berbagi materi, mengumpulkan tugas, dan berkomunikasi dengan mudah. Dalam beberapa tahun terakhir, Google Classroom telah menjadi salah satu platform pembelajaran online yang paling populer dan banyak digunakan di sekolah dan perguruan tinggi di seluruh dunia.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat Google Classroom sebagai guru:

  1. Daftar ke Akun Google
    Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mendaftar ke akun Google jika Anda belum memiliki satu. Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan alamat email yang sudah ada atau membuat yang baru. Pastikan Anda menggunakan alamat email yang dapat diakses dengan mudah karena ini akan menjadi alamat email yang terkait dengan kelas Anda di Google Classroom.
  2. Mengakses Google Classroom
    Setelah Anda mendaftar ke akun Google, langkah selanjutnya adalah mengakses Google Classroom. Untuk melakukannya, buka browser web dan kunjungi situs web Google Classroom di https://classroom.google.com. Pastikan Anda masuk ke akun Google Anda sebelum mencoba mengakses Google Classroom.
  3. Membuat Kelas
    Setelah Anda masuk ke Google Classroom, langkah berikutnya adalah membuat kelas pertama Anda. Untuk melakukannya, klik tombol ‘+’ di sudut kanan atas halaman. Pilih opsi “Buat kelas” dari menu drop-down yang muncul. Anda akan diminta untuk memilih jenis akun yang Anda gunakan (Guru atau Siswa) dan memasukkan detail kelas seperti nama kelas, ruang, dan deskripsi. Setelah mengisi semua informasi yang diperlukan, klik “Buat” untuk membuat kelas baru Anda.
  4. Mengundang Siswa
    Setelah membuat kelas Anda, langkah selanjutnya adalah mengundang siswa untuk bergabung dengan kelas Anda di Google Classroom. Untuk melakukannya, klik pada kelas yang baru saja Anda buat dan pilih opsi “Undang Siswa” yang terletak di sebelah kanan halaman. Anda dapat mengundang siswa dengan mengirimkan kode kelas kepada mereka atau dengan memasukkan alamat email siswa secara manual. Setelah siswa menerima undangan, mereka dapat bergabung dengan kelas Anda dan mulai mengakses materi pembelajaran yang Anda bagikan.
  5. Membagikan Materi dan Tugas
    Salah satu fitur utama Google Classroom adalah kemampuannya untuk membagikan materi dan tugas kepada siswa secara online. Untuk membagikan materi, klik pada kelas yang ingin Anda bagikan dan pilih opsi “Tambahkan materi” di bawah judul kelas. Anda dapat mengunggah file, membuat tautan, atau menambahkan materi dari Google Drive Anda. Setelah materi Anda ditambahkan, siswa dapat mengaksesnya dan mengunduhnya jika diperlukan. Untuk memberikan tugas kepada siswa, klik pada kelas yang ingin Anda berikan tugas dan pilih opsi “Buat Tugas” di bawah judul kelas. Anda dapat memberikan instruksi, menambahkan file atau tautan yang relevan, dan menentukan tanggal dan waktu pengumpulan. Setelah Anda membuat tugas, siswa akan menerima pemberitahuan dan dapat mengirimkan tugas mereka secara online melalui Google Classroom.
  6. Mengelola dan Menilai Tugas
    Sebagai guru, Anda dapat dengan mudah mengelola dan menilai tugas siswa yang dikumpulkan melalui Google Classroom. Anda dapat melihat tugas yang dikumpulkan oleh siswa di tab “Tugas” di kelas yang relevan. Untuk menilai tugas, cukup klik pada tugas yang ingin Anda tinjau, berikan penilaian dan umpan balik, dan kirimkan kembali ke siswa. Google Classroom juga menyediakan fitur untuk memberikan penilaian skala serta untuk mengatur dan melacak riwayat penilaian.
  7. Berkomunikasi dengan Siswa
    Google Classroom juga menyediakan fitur komunikasi yang memungkinkan guru dan siswa untuk berinteraksi secara online. Anda dapat menggunakan fitur komentar di bawah materi dan tugas yang dibagikan untuk berkomunikasi dengan siswa secara individual atau dalam kelompok. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan fitur pengumuman untuk mengirim pesan kepada seluruh kelas tentang pembaruan, pengingat, atau informasi penting lainnya.
  8. Mengatur Pengaturan Kelas
    Sebagai guru, Anda memiliki kontrol penuh atas pengaturan kelas di Google Classroom. Anda dapat mengakses pengaturan kelas dengan mengklik ikon roda gigi di sudut kanan atas kelas yang relevan. Dalam pengaturan kelas, Anda dapat mengubah nama kelas, mengelola anggota kelas, mengatur pengaturan tugas, dan mengatur preferensi email.

Google Classroom adalah alat yang sangat berguna bagi guru dalam mengelola proses pembelajaran secara online. Ini menawarkan banyak fitur yang memudahkan guru dalam berbagi materi, mengumpulkan tugas, berkomunikasi dengan siswa, dan melacak perkembangan mereka. Selain itu, Google Classroom juga dapat diintegrasikan dengan alat lain seperti Google Drive, Google Docs, dan Google Calendar, yang semakin meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran.

Namun, penting untuk diingat bahwa Google Classroom bukanlah satu-satunya alat yang tersedia untuk guru. Ada banyak platform pembelajaran online lainnya seperti Moodle, Edmodo, dan Schoology yang juga dapat digunakan dengan keberhasilan. Setiap platform memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan penting bagi guru untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Dalam kesimpulan, Google Classroom adalah platform pembelajaran online yang populer dan efektif untuk guru. Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan langkah-langkah untuk membuat Google Classroom sebagai guru dan bagaimana platform ini dapat digunakan untuk meningkatkan proses pembelajaran. Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan platform ini tidak menggantikan peran dan keterlibatan guru dalam mengajar. Platform seperti Google Classroom hanyalah alat yang dapat digunakan dengan bijak oleh guru untuk memperkaya proses pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa.

Artikel Terkait

WiryaOne adalah penulis utama dari blog Lentera EDU. Dia adalah pecinta edukasi, kreatifitas dalam dunia internet.

Tinggalkan komentar