Contoh Soal Eksponen Kelas 10 dengan Jawaban

86 / 100

Contoh soal eksponen kelas 10 dengan jawaban – Soal eksponen adalah soal matematika yang menggunakan pangkat khusus atau eksponen suatu bilangan. Kita mempunyai bilangan dasar yang kita pangkatkan, yaitu bilangan lain yang memberitahu kita berapa kali bilangan dasar harus dikalikan dengan bilangan itu sendiri.

Contoh Soal Eksponen Kelas 10 dengan Jawaban
Contoh Soal Eksponen Kelas 10 dengan Jawaban

Eksponen ibarat jalan pintas matematika khusus yang memudahkan melakukan perhitungan besar. Saat Anda di kelas 10, Anda akan belajar lebih banyak lagi tentang eksponen dan cara menggunakannya. Anda akan mempelajari hal-hal seperti cara mengalikan atau membagi bilangan dengan eksponen dan membuatnya lebih sederhana

1. Eksponen Negatif dan Positif

Anak-anak akan belajar bagaimana mengerjakan matematika dengan angka-angka yang memiliki angka kecil di bagian atas. Jika angka kecilnya positif, artinya Anda mengalikan angka besar itu dengan dirinya sendiri beberapa kali. Bila angka kecilnya negatif, berarti Anda membagi 1 dengan angka besar.

2. Eksponen Pecahan

Dalam eksponen pecahan, Anda mempelajari cara mencari akar kuadrat atau akar-akar lain suatu bilangan. Eksponen pecahan juga dikenal sebagai akar kuadrat atau eksponen pecahan.

3. Sifat Eksponen

Anak-anak akan belajar bagaimana menggunakan eksponen dalam matematika. Mereka akan belajar cara mengalikan, membagi, dan menyederhanakan ekspresi dengan eksponen. Aturan-aturan ini akan membantu mereka mengerjakan soal matematika dengan lebih cepat dan mudah.

4. Perhitungan Menggunakan Eksponen

Di kelas, siswa akan belajar bagaimana mencari tahu apa yang terjadi jika suatu bilangan dikalikan dengan dirinya sendiri beberapa kali. Mereka juga akan belajar tentang bilangan negatif dan nol saat melakukan perhitungan tersebut. Berikut beberapa contoh soal perkalian bilangan dengan jawaban untuk siswa kelas 10 :

Contoh Soal Eksponen Kelas 10 Dengan Jawaban

1. Berapakah 2 pangkat 4? Artinya mengalikan 2 dengan dirinya sendiri sebanyak 4 kali. Jadi 2×2×2×2 sama dengan 16.

2. Pertanyaan: Berapa eksponen dari 10? Jawaban: Pangkat 10 adalah bilangan yang menunjukkan berapa kali kita perlu mengalikan 10 dengan bilangan itu sendiri. Dalam hal ini, eksponen dari 10 adalah 1, jadi kita hanya mempunyai 10.

3. Eksponen verteks 5^3 berarti mengalikan 5 dengan dirinya sendiri sebanyak 3 kali. Jadi 5×5×5 sama dengan 125.

4. Pertanyaan: Berapakah vereksponen 2^6 ?

Jawabannya: Vereksponen 2^6 adalah 2 × 2 × 2 × 2 × 2 × 2 = 64

5. Pertanyaan: Sederhanakan 3^2 × 3^4.

Jawabannya: 3^2 × 3^4 = 3^(2+4) = 3^6 = 3 × 3 × 3 × 3 × 3 × 3 = 729

6. Pertanyaan: Berapakah Vereksponen 7^0 ?

Jawabannya: Vereksponen 7^0 adalah 1, Saat Anda menaikkan bilangan apa pun ke pangkat nol, jawabannya akan selalu 1.

7. Pertanyaa: Coba sederhanakan (4^3)^2.

Jawabannya: (4^3)^2 = 4^(3×2) = 4^6 = 4 × 4 × 4 × 4 × 4 × 4 = 4096

8. Pertanyaan: Berapa 10^(-2).

Jawabannya: 10^(-2) = 1 / 10^2 = 1 / 100 = 0.01

9. Pertanyaan: Berapa vereksponen (2^3)^(-1) ?

Jawabannya: (2^3)^(-1) = 2^(3×(-1)) = 2^(-3) = 1 / 2^3 = 1 / 8 = 0.125

10. Soal: Sederhanakan 5^2 ÷ 5^3.

Jawaban: 5^2 ÷ 5^3 = 5^(2-3) = 5^(-1) = 1 / 5 = 0.2

11. Pertanyaan: Berapakah vereksponen 3^(1/2)?

Jawabannya: Bilangan 3^(1/2) itu seperti mencari akar kuadrat dari 3, artinya mencari bilangan yang jika dikalikan dengan dirinya sendiri menghasilkan 3. Dalam hal ini, jawabannya adalah sekitar 1,732.

12. Tentukan penyelesaian f(x) = x³ untuk x =3

Penyelesaian: Persamaan fungsi f(x) = x³ Diketahui x = 3 Sehingga f(x) = x³ f(3) = 3³ = 9

13. Tentukan penyelesaian f(x) = x² + 1 jika x = 5

Penyelesaian: Persamaan fungsi f(x) = x² + 1 Diketahui x = 5 Sehingga jawaban contoh soal eksponen: f(x) = x² + 1 f(x) = 5² + 1 = 10 + 1 = 11

14. Obat penahan rasa sakit disuntikkan kepada pasien yang mengalami luka berat akibat kecelakaan. Dosis obat yang disuntikkan adalah 50 mikrogram. Satu jam setelah penyuntikan, setengah dosis tersebut akan luruh dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Proses tersebut akan terus berulang setiap jam. Berapa banyak dosis obat yang masih tertinggal di dalam tubuh pasien setelah 1 jam, 2 jam, dan 3 jam? Penyelesaian: Contoh kasus selanjutnya termasuk dalam kategori peluruhan eksponen yang memiliki rumus f(x) = nXa^x. Maka cara perhitungannya adalah; f(0) = 50 f(1) = ½ X 50 = 25 f(2) = ½ X 25 = 12,5 f(3) = ½ X 12,5 = 6,25.

15. Untuk mengamati pertumbuhan suatu bakteri pada inangnya, seorang peneliti mengambil potongan inang yang sudah terinfeksi bakteri tersebut dan mengamatinya selama 5 jam pertama. Pada inang tersebut, terdapat 30 bakteri. Setelah diamati, bakteri tersebut membelah menjadi dua setiap 30 menit. Pada jam ke-5 berapa banyak bakteri baru yang tumbuh?

Penyelesaian: Contoh kasus di atas termasuk salah satu pertumbuhan eksponen dimana fungsi pertumbuhuan eksponen ini dituliskan dengan simbol f(x) = a^x dengan a lebih besar dari 1. Melihat dari contoh kasus di atas, maka diketahui x = 10, kemudian a = 30 dan x = 2 (bakteri yang membelah jadi dua setiap 30 menit) X 10 (Setiap 30 menit bakteri membelah masuk fase-1, kemudian dalam satu jam bakteri membelah di fase ke-2, maka angka 10 ini berasal dari bakteri yang membelah di fase ke-10 atau jam ke-5). f(x) = a^x f(10) = 30 X (2^10) = 30 x (1024) = 30.720

Artikel Terkait

WiryaOne adalah penulis utama dari blog Lentera EDU. Dia adalah pecinta edukasi, kreatifitas dalam dunia internet.

Tinggalkan komentar