Pengertian Silabus, Komponen, Tujuan dan Prinsip

Silabus

Silabus adalah salah satu perangkat pembelajaran yang sangat penting untuk dimiliki oleh guru dalam proses pembelajaran. Adanya silabus tersebut akan memudahkan para guru untuk menyusun dan mencapai tujuan pembelajaran. Maka dari itu, semua guru wajib memiliki silabus untuk melakukan pembelajaran di dalam kelas.

Silabus

Silabus sendiri dibuat oleh guru untuk memberikan gambaran besar bagaimana proses pembelajaran yang akan dilakukan selama satu semester.

Penyusunan silabus tidak boleh sembarangan. Semuanya sudah diatur oleh melalui undang-undang. Nah, untuk memahami peran penting silabus dalam sebuah proses pembelajaran, kami akan membahasnya secara tuntas dan mendalam di artikel ini. Jadi, yuk simak sampai habis pembahasannya berikut ini.

Pengertian Silabus

Silabus diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.13 tahun 2015, yang menyebutkan bahwa silabus adalah rencana pembelajaran pada sebuah mata pelajaran atau tema tertentu yang terdiri dari kompetensi inti, kegiatan pembelajaran, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, kompetensi dasar, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

Silabus merupakan sebuah perangkat pembelajaran yang di dalamnya mengatur pelaksanaan pembelajaran lengkap dengan penilaiannya telah dibuat secara sistematis. Ada banyak komponen-komponen di dalam silabus yang saling berkaitan. Tujuan dari adanya silabus sendiri agar peserta didik bisa mencapai kompetensi dasar yang sudah ditetapkan.

Adanya silabus sendiri akan sangat mempermudah, memperlancar, dan akan meningkatkan hasil proses belajar dari peserta didik baik itu di dalam kelas maupun di luar kelas. Di samping itu, guru juga bisa mengamati, menganalisis, dan melihat, dan memilih berbagai metode pembelajaran yang cocok untuk peserta didik.

Komponen Silabus

Dalam pengembangan silabus, setidaknya ada 10 komponen yang perlu diperhatikan dengan benar oleh guru. Berikut ini adalah kesepuluh komponen tersebut:

1.  Identitas Mata Pelajaran

Komponen ini menjelaskan mengenai mata pelajaran apa yang akan diajarkan oleh guru dalam satuan pendidikan.

2. Identitas Sekolah

Komponen kedua menjelaskan mengenai informasi nama sekolah.

3. Kompetensi Inti

Kompetensi Inti (KI) adalah sebuah capaian pembelajaran yang dibuat berdasarkan kompetensi peserta didik yang didasarkan pada sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada mata pelajaran tertentu. Sederhananya, Kompetensi Inti itu adalah tingkat kemampuan yang harus dicapai oleh siswa dalam sebuah mata pelajaran.

4. Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar (KD) merupakan kumpulan dari beberapa kemampuan yang harus bisa dikuasai oleh peserta didik pada mata pelajaran tertentu. Sekilas kompetensi dasar ini mirip seperti kompetensi inti. Memang cukup mirip, namun bedanya kompetensi dasar lebih mengarahkan peserta didik untuk menguasai mata pelajaran secara detail dan terperinci.

5. Indikator Pencapaian Kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi merupakan sebuah perilaku peserta didik yang dapat diamati, dinilai, dan diukur secara nyata yang membuktikan bahwa peserta didik telah menguasai beberapa kompetensi dasar yang telah dibuat.

Perumusan indikator pencapaian kompetensi ini selalu dibuat dengan menggunakan kata kerja operasional yang sifatnya dapat diukur seperti mengidentifikasi, menjelaskan, memahami, menganalisis, mendeskripsikan, membedakan, dan berbagai kata operasional lainnya.

6. Materi Pembelajaran

Komponen ini berisi mengenai materi pokok yang akan diajarkan ke peserta didik yang memuat  fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan. Penulisannya dilakukan dalam bentuk butir-butir yang didasarkan pada rumusan indikator ketercapaian kompetensi.

7. Kegiatan Pembelajaran

Seperti namanya, komponen ini memuat rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh guru. Rangkain kegiatan tersebut kemudian dijalankan oleh peserta didik secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.

Tujuan lain dari adanya penyusunan kegiatan pembelajaran yang sistematis adalah untuk memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik yang di dalamnya melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dengan pendidik, lingkungan dan sumber belajar.

8. Penilaian

Sebuah proses yang dilakukan oleh guru dalam mengukur kemampuan peserta didik dengan cara mengumpulkan berbagai informasi, sehingga nantinya akan ketahuan bagaimana pencapaian hasil belajar dari peserta didik.

9. Alokasi waktu

Komponen alokasi waktu merupakan perkiraan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik dalam menguasai kompetensi dasar yang telah disusun pada setiap mata pelajaran.

10. Sumber Belajar

Sumber belajar berkaitan dengan rujukan yang digunakan oleh peserta didik dalam belajar. Sumber belajar dapat berupa media cetak, media online, narasumber, lingkungan alam, sosial dan budaya. Guru dapat secara bebas memilih sumber belajar. Tetapi, alangkah baiknya bila pemilihan sumber belajar disesuaikan dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar materi pelajaran.

Prinsip Pengembangan Silabus

Silabus dikembangkan menggunakan prinsip-prinsip kuat dalam dunia pendidikan demi bisa mencapai hasil belajar yang maksimal. Di bawah ini adalah deretan prinsip yang harus dipegang oleh guru dalam mengembangkan sebuah silabus mata pelajaran:

  1. Ilmiah
  2. Relevan
  3. Sistematis
  4. Konsisten
  5. Memadai
  6. Aktual dan Kontekstual
  7. Fleksibel
  8. Menyeluruh

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan yang dapat kami berikan seputar pengertian dari silabus dan komponen di dalamnya. Kami sangat berharap komentar dari Anda semua terkait artikel ini. Semoga pembahasan ini juga bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua. 

Artikel Terkait

Wirya One adalah penulis utama dari blog Lentera EDU. Dia adalah pecinta ilmu komunikasi, psikologi, filofosi dan dunia internet.

Tinggalkan komentar